Perkatakan dan Renungkan Firman Tuhan!


“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” Yosua 1:8

Yosua mendapat tugas penting untuk menggantikan Musa, membawa bangsa Israel masuk ke Tanah Perjanjian. Yosua tahu bahwa ini bukan pekerjaan yang mudah. Tetapi Yosua tahu bahwa Tuhan senantiasa menyertai dia, asalkan selalu berpegang teguh pada FirmanNya. Kita semua tahu bahwa pada akhirnya Yosua berhasil membawa umat Israel masuk ke Tanah Kanaan.

Demikian juga dengan kita, Tuhan ingin agar kita senantiasa berhasil dalam setiap langkah hidup kita. Tuhan ingin agar kita senantiasa beruntung dalam apapun yang kita kerjakan. Dia ingin agar keluarga, rumah tangga, pekerjaan, keuangan, bisnis, studi dan segala aspek kehidupan kita dapat berhasil dan sukses.

Bagaimana caranya agar kita dapat berhasil dalam segala langkah hidup kita?

1. Perkatakan Firman Tuhan

Firman Tuhan mempunyai kuasa untuk mencipta dan mengubahkan dari yang tidak ada menjadi ada. Ketika pertama kali bumi diciptakan, Tuhan senantiasa berfirman. Dia berfirman dan segalanya jadi ada.

Ketika kita memperkatakan Firman Tuhan dalam segala waktu, kapanpun kita berada, maka FirmanNya akan mengubahkan hidup kita. Ketika kita melakukan pekerjaan yang sulit dan kita memperkatakan firmanNya, maka kuasa Tuhan akan tercurah bagi kita, sehingga kita sanggup menyelesaikan pekerjaan itu. Ketika kita berada dalam suatu masalah dan kita memperkatakan firmanNya, maka Tuhan akan mengulurkan tanganNya dan memberi kita jalan keluar. Ketika kita menderita suatu penyakit dan kita memperkatakan firmanNya, berseru kepadaNya, maka Dia akan menjamah tubuh kita dan menyembuhkan segala penyakit yang kita derita.

Perkatakanlah FirmanNya, maka hidupmu akan diubahkan oleh Tuhan.

2. Renungkan Firman Tuhan

Merenungkan FirmanNya harus menjadi kebiasaan sehari-hari. Karena ketika kita merenungkan Firman Tuhan, maka kita membiarkan kehidupan kita diisi oleh FirmanNya. Hati dan pikiran kita akan dipenuhi oleh kuasa Kristus. Kita akan memiliki pikiran dan perasaanNya. Kita akan semakin mengenal Dia. Kristus juga akan menyatakan diriNya melalui FirmanNya. Hidup kita akan dikuasai oleh Kristus, sehingga hidup kita bukanlah kita lagi, melainkan Dia yang ada dalam kita.

Ketika Kristus menguasai hidup kita, maka kita melangkah sesuai dengan kehendakNya. Hidup kita akan diterangi oleh cahaya Kristus. Hikmat Tuhan akan turun bagi kita. Kita akan bertindak hati-hati. Ketika kita diperhadapkan kepada suatu keputusan, maka kita akan mengetahui langkah mana yang harus diambil. Dan setiap langkah yang kita ambil akan membawa keberhasilan demi keberhasilan. Oleh karena Kristus yang menolong kita melalui hikmatNya.

Selama pelayananNya di bumi Tuhan Yesus juga selalu memperkatakan firman sebelum menyembuhkan orang sakit dan melakukan mujizat.  Mengapa memperkatakan firman itu sangat penting?  Ketika kita mengucapkan kata-kata yang positif dan benar akan timbul suatu imajinasi yang positif dan akhirnya menghasilkan keinginan yang positif pula.  Contoh:  ketika ia membaca biografi seseorang yang sukses akan timbul imajinasi ingin seperti orang itu, dan pada akhirnya menghasilkan keinginan untuk melakukan seperti yang dia lakukan (meneladani hidupnya).  Begitu juga ketika ayat firman Tuhan tentang keberhasilan dan kesuksesan kita ucapkan akan menghasilkan imajinasi yang positif, lalu muncullah keinginan untuk melakukan firman itu.

Memperkatakan firman sangat penting karena itu adalah kekuatan menaklukkan Iblis.  Iblis tidak lagi punya tempat untuk menjajah kita.  Ketika sedang dicobai Iblis Yesus mengalahkannya dengan perkataan firman.  Iblis akan lari tunggang langgang ketika mendengar perkataan firman yang keluar dari mulut kita.  Selain itu ketika kita memperkatakan firman berarti kita sedang menggerakkan para malaikat sorga bekerja, karena mereka diutus Tuhan untuk melayani orang percaya.  Mereka akan bekerja ketika kita memberikan perkataan firman Tuhan.  Betapa dahsyatnya bila Tuhan bertindak dan memerintahkan para malaikat melaksanakan firmanNya itu!

Gereja saat ini banyak yang mengajarkan teori tentang alkitab, dogma-dogma dan tafsiran-tafsiran yang diperbandingkan dengan filosofi-filosofi jaman sekarang, tetapi tidak mengajarkan kepada jemaatnya bagaimana harus hidup dengan panduan firman Tuhan dalam menjalani kehidupan sehari2. Belajar banyak dogma, tafsiran dan filsafat-filsafat adalah baik adanya tetapi akan lebih baik jika itu dapat diterapkan dalam kehidupan bermasayarakat, membuat diri semakin dekat dengan Tuhan lebih-lebih mampu membawa orang lain kepada Tuhan secara pribadi.

Memperkatakan firman adalah sesuatu yang penting yang harus kita lakukan. Firman Tuhan tidaklah ditulis dalam bentuk 2 loh batu lagi. Di era sekarang ini firman Tuhan seharusnya ditulis dalam hati orang-orang yang percaya. Dan hanya satu caranya bagaimana firman dapat ditulis dalam hati kita, yaitu dengan menghafalkannya. Waktu yang diberikan kepada kita untuk menghafal kan ayat-ayat firman Tuhan sangatlah panjang yaitu seumur hidup kita. Masakah selama kita hidup kita tidak mampu menghafalkan 1 ayat saja?

Iman timbul dari pendengaran akan firman. Dalam memperkatakan firman pun kita perkatakan sampai telinga kita mendengar apa yang kita ucapkan, dan ketika kita mendengarnya ada iman yang akan muncul yang membuat kita tetap berpengharapan dan kuat menjalani masa-masa sukar. Ketika kita sering melakukannya berulang-ulang maka dengan sendirinya kita akan menghafal teks firman Tuhan tersebut. Secara otomatis firman itu akan terukir dalam hidup kita dan ketika kita mengalami kesukaran firman itu akan muncul di kepala kita dan akan terukir di hati kita sebagai suatu rhema. Amin ya amin.

Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.” (Maz 1:2-3)          

Janganlah lupa memperkatakan firman Tuhan di sepanjang hidup kita, maka kita akan mengalami kuasa Tuhan yang dahsyat.